top of page
  • Admin

Revolusi Industri Olahraga: Peningkatan Potensi Teknologi Metaverse



Metaverse merupakan ruang virtual imersif berbasis Virtual Reality (VR) yang membebaskan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan dan pengguna lainnya secara ‘real-time’. Beberapa tahun belakangan, teknologi mutakhir ini telah berhasil menggaet ketertarikan signifikan para pelaku industri, termasuk industri olahraga demi meningkatkan potensinya. Faktornya, karakteristik imersif Metaverse yang memegang peranan penting meningkatkan tahap lanjutan tersebut. Artikel ini mengkaji gagasan mengenai industri olahraga yang berpotensi berevolusi melalui keutuhan Metaverse.


Pada dasarnya, perkembangan industri olahraga telah menempuh perubahan signifikan ketika e-sports (electronic-sports) muncul. Terminologi tersebut mengacu pada kompetisi game online yang tergabung dalam kategori olahraga elektronik. Faktanya, Metaverse sendiri menyediakan dunia virtual 3D tanpa batasan ruang dan waktu. Oleh sebab itu, pengguna dapat menghasilkan potensi maksimal daripadanya. Tentunya dengan giat bereksplorasi. Teknologi Metaverse dapat dikatakan menjadi wadah inovatif baru dalam menyajikan olahraga baik bagi atlet, penonton maupun segenap masyarakat global.


Potensi pertama adalah stadion virtual. Sebagaimana kita pahami, stadion merupakan tempat luas berupa lapangan olahraga yang dikelilingi tempat duduk. Bukan menjadi sebuah rahasia bahwa membuat stadion di dunia nyata memiliki banyak pertimbangan, antara lain daerah lingkungan, biaya pembangunan, lokasi. Menariknya, Metaverse memungkinkan pembuatan stadion virtual 3D tanpa batas yang realistis. Selain pembuatan stadion, penikmat kompetisi olahraga pun menikmati pertandingan olahraga virtual di rumahnya masing-masing.


Dengan adanya perubahan signifikan yang terjadi, pengguna terpilah menjadi dua bagian; penonton virtual dan atlet olahraga virtual. Atlet virtual pun akan mulai bermunculan seiring berkembangnya kecanggihan Metaverse. Mengambil contoh atlet sepakbola virtual dalam Metaverse. Di dunia nyata, mereka hanya perlu menggunakan perangkat Virtual Reality (VR) untuk memasuki Metaverse, tanpa harus memainkan bola sungguhan. Begitu pula dengan penonton duduk di rumah dan menggunakan kacamata VR untuk menikmatinya.


Lebih lanjut, Metaverse pun secara langsung menunjang kebebasan akses masyarakat global untuk menikmati pertandingan olahraga. Dengan kata lain, akses masyarakat menjadi lebih fleksibel berkat karakteristik imersif Metaverse. Ketika ada pertandingan olahraga di Eropa, masyarakat Asia tentunya hanya perlu mengenakan perangkat VR untuk menikmatinya. Mereka tidak harus jauh-jauh pergi ke Eropa untuk menonton. Segala bentuk revolusi tersebut pun dapat disimpulkan terintegrasi ke dalam kegiatan olahraga virtual. Sebab seluruh jenis olahraga dalam Metaverse akan terlaksana secara virtual.


Pada akhirnya, inovasi teknologi Metaverse mengintegrasikan potensi industri olahraga dalam tafsiran praktiknya. Karakteristik utama teknologi Metaverse, imersif, secara langsung menjadi bukti peningkatan interaktivitas antara penonton dan atlet olahraga. Ini menjadi tidak terbantahkan bahwa Metaverse memiliki potensi signifikan untuk merevolusikan konsep industri olahraga kedepannya. Dengan Metaverse, batasan apapun dapat kita tempuh.


1 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page